Dari bawah Gunung Fatunaususu kami melambaikan tangan.
Ini berawal dari saya dan teman-teman dari tim JBOB mengikuti event Pesona Indonesia Tour Gunung Fatunaususu dalam bentuk Lomba Trekking menjelajahi Gunung Fatunaususu yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur di Desa Fatukoto Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 tim atau 320 orang dari seluruh daratan Timor. Ada tim yang berasal dari komunitas-komunitas pecinta alam , ada juga tim dari tokoh-tokoh adat , sedangkan kami dari tim utusan Gereja Jemaat Betlehem Oesapa Barat.
Ke-32 tim ini mengikuti lomba tracking dimana harus menjelajahi Gunung Fatunaususu serta menjawab beberapa pertanyaan dari panitia di setiap pos.
Mimpi. Itulah 1 kata yang tak henti-hentinya saya ucapkan ketika menjelajahi gunung ini. Saya tak percaya bisa datang ketempat ini dan melihat langsung gunung batu marmer besar ini yang dulu pernah dieksploitasi bangsa asing tapi karena kesadaran dan kepedulian masyarakat sekitar, bangsa asing akhirnya bisa diusir dari penambangan gunung batu marmer ini. Kini gunung ini menjadi tempat wisata.
Selain itu hutan , padang rumput dan sungai kecil ini masih sangat terawat keasriannya ditambah lagi hawa dingin yang merasuki tulang. Sungguh suasana yang tak bisa saya dapatkan ditempat lain selama ini.
Ada satu hal yang saya syukuri dimana saya mewakili tim saya menuruni tebing (rappelling)di Gunung Fatunaususu. Saya pernah melakukan turun tebing tetapi baru kali ini saya menuruni tebing di kelilingi hutan , padang rumput dan sungai kecil yang sangat menawan hati. Sungguh pengalaman yang tak bisa saya lupakan.
Setelah mengikuti lomba ini , Puji Tuhan tim kami mendapat juara Harapan 1. Bahagianya saya , sudah diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba trekking , menikmati pemandangan sekitar eh dapat juara pula. Terima kasih Tuhan Yesus.
Harapannya ialah kita sebagai anak muda harus mencoba hal baru seperti pergi ke tempat yang belum kita pergi, jangan hanya dirumah saja apalagi gadget yang menjadi alasannya. Kita harus berani keluar dari zona nyaman kita. Saya percaya dengan demikian kita bisa merasakan sesuatu yang sangat berbeda dan tentunya membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Dan bagi saya pergi ke tempat ini untuk pertama kalinya, melihat keelokan alam apalagi sampai menuruni tebing sudah membuat saya merasa sangat bahagia.
Dan yang terakhir ayo eksplorasi wisata alam daerah kita dan jangan lupa untuk turut aktif dalam menjaganya.Salam rimba!
No comments:
Post a Comment