Saturday, March 23, 2019

Sinopsis Dan Review Film Tokyo Sonata

                       
                      
(Foto: Sumber https://www.instagram.com/p/Bpvsrr2HwQU/?)

      Film yang berasal dari Jepang ini menceritakan tentang sebuah anggota keluarga yang dikepalai oleh Ryuke yang baru saja di PHK dari kantornya dengan posisi akhir sebagai Director Of Administration.

     Ryuke memiliki istri bernama Megume dan 2 orang Anak bernama Takashi dan Kenji.

    Tidak memiliki pekerjaan menjadi salah satu hal yang membuat Ryuke malu dan menanggap hilang kekuasaannya sebagai kepala rumah tangga , sehingga ia harus berbohong kepada keluarganya mengenai pekerjaan.

     Ia sudah berusaha mencari pekerjaan tetapi tak ada posisi yang nyaman menurutnya, dia cukup gengsi dengan pekerjaan baru karena merasa tak layak bila dibandingakan dengan jabatan terakhir sebelum ia dipecat.

    Saat sedang mengantri makan siang di sebuah taman,  ia bertemu dengan teman SMAnya yang sudah tak bekerja selama 3 bulan . Pertemanan itu berlanjut sampai Ryuke harus membohongi teman istrinya tentang kondisi pekerjaan suaminya. Hal terduga terjadi yaitu temannya meninggal bunuh diri bersama teman istrinya.

    Film semakin kompleks ketika pengambaran setiap masalah dari tokoh-tokoh yang berperan.  Takashi, anak sulungnya memilih menjadi tentara yang membantu Amerika untuk berperang. Ryuke tak menyukai itu apalagi ditambah Kenji yang ingin sekolah musik piano. Sedangkan istrinya sendiri sudah mencurigainya karena pernah melihatnya makan di taman.

   Ryuke sudah sulit menemukan pekerjaan yang sesuai dengannya apalagi bila dibandingakan dengan jabatan sebelumnya terpaksa ia harus menurunkan malu gengsinya untuk bekerja sebagai tukang bersih-bersih di salah satu pusat perbelanjaan.

    Hal tak terduga ketika istrinya dirampok dan disandera oleh orang tak dikenal yang merasa dirinya paling gagal. Diperjalanan Megume meminta berhenti di sebuah pusat perbelanjaan tempat Ryuke bekerja .  Megume dan Ryuke berpapasan membuat Megume kaget akan pekerjaan suaminya selama ini sedangkan Ryuke sendiri malu dan langsung berlari meninggalkan istrinya.  Megume yabg setelah melihat hal itu lalu keluar dan pergi bersama perampok dengan mobil curian dan berhenti pinggir laut.

    Dilain tempat Kenji bertemu dengan temannya yang menderita asma harus berlari dari kejaran orang tua temannya .
Kenji kemudia ditangkap karena mencuri barang dan dimasukan kedalam sel.

    BRyuke yang  malu akan dirinya pun berencana untuk bunuh diri dengam cara menabrakan dirinya pada sebuah mobil yang melaju.  Namun,  ia tak meninggal.

     Megume  disandera oleh perampok dan hampir diperkosa.

     Esoknya di pagi hari. Kenji dikeluarkan dari sel,  Ryuke sadar dan mendapati dirinya masih hidup dan Megume sendiri terbangun , ia melihat perampok itu tak ada dan terdapat jejak ban mobil menuju laut sehingga ia memutuskan kembali ke rumah.

    Bukan saja perabotan rumah yang berantakan tetapi situasinya juga berantakan karena masalah dari Ryuke Migume dan Kenji.  Mereka bertiga dipertemukan di sebuah meja makan dan menyantap makanan tanpa berbicara sepatah katapun.

4 bulan kemudian.

     Ryuke bekerja menjadi tukang bersih-bersih yang ulet.

      Akhir cerita Ryuke dan Megume pergi menonton Kenji bermain piano disebuah acara.  Kenji bermain dengan sangat baik sehingga membuat banyak orang ingin menontonnya,  sehabis menunjukan bakatnya Ryuke Megume dan kenji keluar dan orang-orang hanya melihat mereka dengan diam tanpa sepatah katapun yang keluar.


Selesaaaiiiiiii.

Hasil review bersama teman-teman Komunitas Fim Kupang.

" Film ini menceritakan tentang pandangan orang awam bahwa memiliki pekerjaan bisa menjadi patokan seseorang dianggap berkuasa dan akan sangat malu bila tidak bekerja"

"Film ini cukup memiliki masalah yang kompleks karena bukan saja menceritakan masalah seorang Ryuke tapi juga masalah yang dihadapi masing-masing tokoh yang berperan didalamnya sehingga membangun alur film semakin menarik"

"Film ini mengangkat isu penyebab kasus bunuh diri yang terjadi di Jepang yang digambarkan melalui kisah teman Ryuke yang meninggal bunuh diri bersama istrinya temannya"

" Pengambilan gambar dengan teknik stir kamera cukup membuat film ini hidup"

"Adegan yang terkesan ialah ketika Megume istri dari Ryuke setelah hampir diperkosa oleh perampok mengatakan bahwa ia tiba-tiba terbangun dan menjadi seseroang yang sepenuhnya. Ini menjelaskan bahwa selama ini ia hidup dengan cara pola pikir yang salah dan membuat ia sadar sehingga kesadaran itu menuntunnya untuk pulang kembali kerumah".

"Akhir ceritanya tak tertebak karena Ryuke dan Migume sehabis menyaksikan Kenji bermain piano dengan baik, mereka bertiga keluar dari ruangan disaksikan oleh banyak orang yang hanya diam melihat pemandangan aneh didepan mereka"


" Pesan yang didapat ialah semakin berbohong maka akan terus berbohong, pekerjaan bukan satu-satunya pengukur kekuasaan dan penghargaan,  sebenarnya malu dan gengsi sajalah yang membuat semuanya menjadi rumit"

No comments:

Post a Comment

Lengkara

                  Punya harapan, punya tujuan, ada di jalur yang tepat, sedikit melambat juga perlu sekadar menjadi valium untuk pereda kesa...