Yoren suka menggambar. Itu terlihat di halaman belakang buku tulisnya. Karena iseng, ia masuk ke kamar dan melihat apa yang sedang saya lakukan. Ia memperhatikan dengan detil gambar perjalanan sore saya tadi. Dia lalu menceritakan hobinya yang serupa dengan saya sembari menunjukan karya-karya gambarnya yang cukup unik menurut saya. Karena melihat hal itu, saya kagum dengan dirinya lantas menawarkan untuk menggambar namanya sesuai dengan ciri khas gambar saya (doodle art). Setelah beberapa menit, akhirnya saya selesai menggambar. Yoren tampak senang.
"Gambarnya saya tempel di tembok kakak Ajeng" katanya sambil tersenyum.
"Boleh" jawab saya ringan.
"Kakak Ajeng tulis nama dengan asal Kupang, supaya saya ingat" ucapnya semangat.
Saya lalu menandatangi gambar itu dan menulis nama saya, kalau asal tak perlulah.
Dia lalu menerima gambar saya dan melihat dalam-dalam sambil tersenyum.
"Yoren kakak foto e" minta saya pelan.
"Iya kaka Ajeng"
Cekrek. Dan ini hasilnya~~~~~
Semua ini membekas, mungkin beberapa waktu kemudian bila saya berkunjung ke tanah ini, ke rumah ini, ada seorang anak kecil yang membuat saya tertarik menggambar untuknya, namanya Yoren Ruben.

No comments:
Post a Comment