Malam kemarin aku berusaha untuk tidur lebih awal, selambatnya pukul 9 malam
Malam kemarin aku berusaha untuk menutup mata lebih erat, maksudku lebih tenang
Malam kemarin aku berusaha melupakan semua perjalanan di siang hari, dan semuanya berhasil
Tapi malam ini, malam yang kacau
Rantai bayanganmu terlalu kuat mengikat
Hari ini kau tidur berselimut kain katun
Akupun demikian
Tapi kita tidak demikian dengan rasa saling merindukan
Sayang, kita terlalu kaku untuk sesuatu yang seharusnya kita nikmati dengan santai
Kita terlalu berusaha menutupi sampai lupa cara bertegur
Kita terlalu mengubur rasa ingin mendekap padahal rasa itu masih bernyawa
Bila suatu hari senyum menjadi bab awal untuk menyapa
Tolonglah aku agar malam harinya bisa tertidur lelap
Tidur yang lelap tak seperti tidur di malam hari ini
Biarkan malam itu aku bayar atas mimpi-mimpi kacau yang telah berubah menjadi penyesalan
Bahwa dulu aku tak sampai tidur
Hanya karena terkutuki oleh rasa mengagumi
(insan yang sama-sama mengelak rasa)

No comments:
Post a Comment